8 Tempat wisata terindah di Pulau Moyo, Sumbawa

Share :
Air terjun mata jitu, destinasi andalan pulau moyo, sumbawa
Air terjun mata jitu, destinasi andalan Pulau Moyo, Sumbawa, NTB

Salah satu tempat wisata yang sedang trend di Nusa Tenggara Barat adalah Pulau Moyo. Keindahan Pulau Moyo telah terkenal hingga mancanegara dan telah dikujungi oleh selebriti kelas dunia. Pulau Moyo memiliki destinasi wisata yang lengkap, mulai dari wisata hutan hingga wisata pantai dan bawah laut yang memukau. Ada banyak pemandangan alam yang cocok dijadikan objek fotografi atau latar belakang berswafoto.

Pulau Moyo berada di kawasan Teluk Saleh, sekitar 2,5 km sebelah utara Pulau Sumbawa. Pulau ini memiliki luas 350 km persegi, ketinggian maksimum 671 meter, dan garis pantai sepanjang 88 km. Pulau Moyo dikelilingi oleh terumbu karang yang indah. Daratannya ditumbuhi pepohonan yang rindang sehingga suasana di Pulau Moyo menjadi sejuk.

Berikut ini daftar tempat wisata terindah yang wajib dikunjungi ketika sampai di Pulau Moyo.

Air Terjun Mata Jitu

Air Terjun Mata Jitu bakal menjadi spot yang tak akan terlupakan buat kamu. Bagi kamu yang ingin menenangkan diri, Air Terjun Mata Jitu menjadi pilihan yang tepat. Kamu bisa berenang sepuasnya sambil menikmati suasana sejuk dan alunan gemericik air yang memberikan rasa nyaman, ditambah nuansa serba hijau dari hutan di sekelilingnya. Air terjun ini memiliki bentuk unik dengan tujuh kolam berundak. Airnya yang berwarna hijau muda dan hijau tua menambah keunikan air terjun ini. 

Untuk mencapai lokasi air terjun ini, kamu bisa naik ojek dari Labuan Aji atau berjalan kaki sambil menikmati pemandangan alam sepanjang perjalanan.

Air Terjun Diwu Mbai

Air Terjun Diwu Mbai berjarak sekitar 2 km dari Labuan Aji dan bisa dikunjungi dengan berjalan kaki agar lebih menyatu dengan alam Pulau Moyo. Suasana sekitar air terjun dikelilingi pohon-pohon besar dan rindang sehingga terasa sejuk. Di sini kamu juga bisa merasakan pengalaman unik, bergelayut di tali yang diikatkan ke pohon lalu mencebur ke air seperti tarzan yang hendak mandi.

Air terjun Diwu Mbai Di Pulau Moyo
Air terjun Diwu Mbai Di Pulau Moyo, Sumbawa, NTB (foto: @ers_ega)

Pantai Poto Jarum

Pantai Poto Jarum berada di kawasan lindung sehingga terasa alami dan nyaman. Karang berukuran besar di pinggir pantai menjadi keunikan pantai ini dan menjadikannya spot foto yang tidak boleh dilewatkan. Di Pantai Poto Jarum, kamu juga bisa snorkeling dan diving. Nuansa laut berwarna biru toska dijamin membuat kamu ingin berlama-lama dan enggan untuk pulang.

pantai poto jarum, pulau moyo
Pantai Poto Jarum, Pulau Moyo,, Sumbawa, NTB (foto: @nurul_firdha)

Pantai Tanjung Pasir

Di Pantai Tanjung Pasir, kamu akan disuguhi pemandangan pasir putih yang terhampar luas. Kamu bisa bermain pasir di pinggir pantai atau sekadar duduk menikmati keindahan pantai. Kamu juga bisa berenang di pantai sambil bermain dengan biota laut seperti clown fish, lion fish, terumbu karang, dan masih banyak lagi.

Pantai Tanjung Pasir, Pulau Moyo, Sumbawa
Pantai Tanjung Pasir, Pulau Moyo, Sumbawa, NTB( foto: thelangkahtravel.com)

Pantai Raja Sua

Tidak jauh dari Pantai Tanjung Pasir, kamu akan menemukan Pantai Raja Sua. Area pantainya didominasi hutan dengan padang rumput dan pepohonan tinggi. Pantai Raja Sua juga merupakan salah satu spot favorit untuk snorkeling dan diving. Di kedalaman lautnya, kamu bahkan bisa menemukan white coral.

Pemandangan bawah laut, pantai Raja Sua, Pulau Moyo
Pemandangan bawah laut, pantai Raja Sua, Pulau Moyo, Sumbawa, NTB( foto: @amenkardian)

Pantai Brang Sedo

Dari Pantai Brang Sedo, kamu dapat menikmati pemandangan matahari tenggelam yang begitu mempesona. Lautnya yang biru, tenang, dan bersih menyuguhkan keindahan bawah laut yang tidak perlu diragukan lagi. Sama seperti pantai lain di kawasan Pulau Moyo, Brang Sedo juga cocok untuk snorkeling dan diving guna melihat beragam jenis biota laut.

Pantai Brang Sedo pulau moyo
Suasana Sunset di Pantai Brang Sedo Pulau Moyo, Sumbawa, NTB( foto: @pulau_moyo)

Tekat Sagele

Tekat Sagele merupakan sebuah pulau mini yang terbentuk dari gundukan pasir, koral, dan terumbu karang mati. Lokasinya tidak jauh dari Desa Labuan Aji dan dapat dicapai dengan waktu sekitar 20 menit menggunakan perahu. Tekat Sagele menyediakan spot sunset yang romantis dan sangat cocok dikunjungi bersama pasangan.

Pulau pasir Tekat segele, Pulau Moyo
Pulau pasir Tekat segele, Pulau Moyo, , Sumbawa, NTB( foto: @jelajahtrip)

Air Terjun Segalo

Air Terjun Segalo merupakan destinasi wisata yang belum banyak terekspos. Untuk mencapainya, kamu harus mengunjungi Desa Sebotok terlebih dahulu yang masih berada di kawasan Pulau Moyo. Perjalanan menuju desa ini bisa dilakukan dengan menyusuri pantai dan dijamin seru. Dari Desa Sebotok, kamu membutuhkan waktu sekitar 30 menit berjalan kaki menuju air terjun. Kamu juga bisa menggunakan ojek yang disediakan warga setempat. Setibanya di lokasi, kamu akan disambut suara gemuruh air terjun yang memecah kesunyian alam dan membuat betah berlama-lama. Aliran air terjun serasa memijat tubuh dan menghilangkan rasa lelah seketika.

Bagaimana Mencapai Pulau Moyo?

Untuk mencapai Pulau Moyo, tentunya anda harus ke Kabupaten Sumbawa, NTB terlebih dahulu. Jika anda dari Mataram (Lombok), dapat ditempuh dengan perjalanan darat dan laut menggunakan bus, kemudian menyeberang melalui Pelabuhan Kayangan ke Pototano lalu melakukan perjalanan darat lagi. Waktu tempuh dari Mataram ke Sumbawa sekitar 6 jam. Anda cukup mengeluarkan biaya transportasi menuju Sumbawa sekitar Rp100.000 sampai Rp150.000. bisa juga dengan jalur udara, anda harus memilih penerbangan menuju Bandara Sultan Kaharuddin yang terletak di Sumbawa.

Selanjutnya dari terminal bis sampai labuan badas, dermaga penyebrangan ke Pulau Moyo, kamu dapat menggunakan ojek. Selanjutnya menyebrang menggunakan fastboat berangkat pukul 7.30 WITA dari Labuan Badas.  Selain fastboat kamu dapat menyewa kapal, tapi tidak disarankan karena penyedia akan mematok harga cukup mahal untuk sekali perjalanan mulai dari Rp 600 ribu-Rp 1,5 juta per kapal dengan 10 penumpang, tergantung kondisi ramai dan sepinya wisatawan, kecuali kalau kamu memang pergi beramai-ramai.

Salah satu penginapan di pulau moyo.
Salah satu penginapan di pulau moyo.

Tips berwisata murah tapi seru di pulau moyo :

  1. Lama Berkunjung, Lama berkunjung yang ideal di pulau moyo adalah 3 hari 2 malam, karena Jarak antara tempat wisata yang satu dengan yang lain relatif jauh, sehingga kamu tidak perlu tergesa-gesa berpindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Tapi jika kamu punya waktu hanya weekend, kamu ga perlu khawatir. Tenang untuk mempercepat perpindahan dari tempat wisata yang satu ke yang lain kamu bisa menggunakan ojek, tentu harganya lumayan, sekitar seratus ribu rupiah. Nah tentu, keahlian mu dalam menawar sangat di perlukan.
  2. Menyiapkan Perlengkapan Pribadi dan Alat Dokumentasi. Aktivitas asyik di Moyo ialah trekking di hutan tropis yang masih alami, serta main di pantai. Jadi, bawa lotion pencegah gigitan nyamuk, kaos kaki, sepatu boot untuk trekking serta kaos dan celana yang cepat kering. Yang penting juga, kain pantai dan sleeping bag. Sekaligus berguna untuk alas tidur jika menginap di rumah penduduk ataupun saat berkemah di tepi Pantai Ai Manis. Tentu saja, bawa serta tabir surya. Selain itu, kamera underwater sangat di perlukan karena dunia bawah laut di perairan Pulau Moyo sangat layak diabadikan. Taman terumbu karang yang masih sehat serta ratusan jenis ikan. Jadi, jika berminat mengabadikan kenangan saat menyelam atau snorkeling di Moyo.
  3. Menginap di penginapan milik warga lokal, Untuk menghemat biaya penginapan kamu bisa memanfaatkan penginapan milik warga seperti homestay, guest house, atau rumah keluarga yang dibanderol mulai dari Rp 150 ribu-Rp 200 ribu saja per orang untuk satu malam. Lagi lagi kamu harus mengeluarkan keahlian tawar menawar kamu untuk mendapat harga yang lebih murah. Selain bisa menghemat, kamu juga bisa berbaur dengan penduduk lokal, serta mendapatkan tips liburan yang asyik dan murah langsung dari sumbernya. Atau yang lebih murah lagi kamu bisa berkemah tentu kamu perlu membawa perlengkapan berkemah sendiri.
  4. Membawa Bekal Sendiri, Membawa bekal sendiri merupakan cara terbaik Untuk menghemat biaya perjalanan, tapi jika kamu merasa repot dan berat, kamu bisa memakan makanan lokal. Kamu mesti bisa menyesuaikan lidah dengan rasa makanan lokal. Karena dikelilingi oleh laut, menu makanan di Pulau Moyo biasanya tidak akan jauh dari ikan dengan harga berkisar Rp 20 ribu-an. Biaya makan dapat berbeda tergantung cara dan selera makan setiap orang. Bawa juga botol air minum yang bisa diisi sebelum berangkat eksplorasi. Selain untuk menjaga lingkungan dari plastik kamu juga hemat tidak perlu beli air minum banyak-banyak. Beberapa rumah warga yang menyediakan penginapan terkadang bahkan menawarkan harga yang murah termasuk makanan.
  5. Membawa Uang Tunai, Di Pulau Moyo belum ada ATM atau kantor Bank jadi kamu mesti menyiapkan uamg tunai. Bawa uang tunai dalam jumlah cukup saat berkunjung ke Pulau Moyo. Hitung kebutuhan sesuai kegiatan. Mau diving, tentu butuh uang lebih banyak ketimbang hanya trekking.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *