7 Bukit di Sembalun: Seven Summit dengan Jalur Singkat dan View Kelas Dunia

Share :
Pemandangan sunrise dari bukit Selong Sembalun, Lombok Timur
Pemandangan sunrise dari bukit Selong Sembalun, Lombok Timur (foto :lombokjourney.com)

Sembalun, sebuah desa indah di kaki Gunung Rinjani, Lombok Timur, terkenal dengan panorama alamnya yang memukau dan udara pegunungan yang sejuk. Sembalun di Lombok Timur dikenal sebagai gerbang pendakian Gunung Rinjani, tetapi sebenarnya kawasan ini juga dipenuhi deretan bukit yang tidak kalah menawan. Dari sinilah lahir istilah Seven Summit Sembalun, yaitu tujuh puncak yang mengelilingi Rinjani dan menawarkan pengalaman trekking yang lebih singkat namun tetap menyajikan panorama spektakuler.

​1. Bukit Sempana (2.329 mdpl)

Bukit Sempana sering dijuluki mirip “Bukit Teletubbies” karena hamparan sabananya yang luas dan hijau. Dari puncaknya, pendaki bisa melihat deretan bukit lain seperti Pergasingan, Nanggi, Anak Dara, dan lembah Sembalun dengan latar siluet megah Gunung Rinjani.

Bukit Sempana dapat diakses melalui dua jalur utama dari Desa Sembalun Lawang: jalur Nanggi yang lebih teduh melewati kebun dan hutan (jarak 7-8 km PP) atau jalur Letter Z yang terbuka dengan tanjakan panjang curam (jarak 5-6 km PP). Trek pendakian bukit sempana termasuk tingkat kesulitan sedang hingga berat terutama di musim kemarau yang berdebu. Biaya masuk sekitar Rp50.000-100.000/orang termasuk pemandu lokal wajib.

Pendaki disarankan memulai pukul 02.00-03.00 pagi untuk sunrise, menggunakan sepatu trekking dengan grip kuat, membawa minimal 3L air/orang, jaket anti-angin, jas hujan, headlamp, serta powerbank karena sinyal lemah, sambil melatih stamina tanjakan sebelumnya dan memilih pemandu berpengalaman untuk menghindari tersesat di jalur alternatif.​

​Daya tarik utama: Lanskap sabana luas yang fotogenik dan sering disebut mirip Bukit Teletubbies. selain itu dari puncak bukit sempana merupakan spot sunrise dan sunset yang sangat dramatis dengan lautan awan dan siluet Rinjani.

​Lama pendakian: sekitar 4-6 jam untuk naik dan turun 3-4 jam tergantung kondisi fisik.

​2. Puncak Lembah Gedong (±2.200 mdpl)

Puncak Lembah Gedong menjadi salah satu bagian dari Seven Summit Sembalun yang terkenal dengan suasana lembahnya yang tenang. Kontur jalurnya berupa padang rumput dan perbukitan yang menghadap langsung ke lembah Sembalun.

Pendakian Puncak Lembah Gedong dimulai dari area pertanian sekitar Sembalun dengan jalur campuran kebun tembakau, hutan sekunder, dan padang rumput terbuka menuju punggungan lembah (jarak sekitar 6-7 km PP). Trek pendakian tergolong dengan kesulitan sedang karena tanjakan bertahap dan beberapa bagian licin saat hujan, cocok untuk camping overnight di puncak atau saddle lembah . Tidak ada tiket masuk resmi tapi donasi sukarela Rp20.000-50.000 untuk warga lokal dianjurkan.

Tips pendakian meliputi start pagi hari pukul 05.00, membawa tenda dome tahan angin, sleeping bag rate -5°C, kompor portable untuk masak, GPS offline atau kompas karena kabut pagi sering menutupi jalur, makanan tinggi kalori seperti energy bar, serta pemandu jika rombongan di atas 4 orang untuk navigasi di area lembah yang minim patok.

​Daya tarik utama: Area camping yang tenang dengan pemandangan lembah dan perbukitan hijau. ​Suasana pagi berkabut yang memberi kesan lembah tersembunyi.

​Lama pendakian: Rata-rata 3-4 jam naik dan 2-3 jam turun.

​3. Bukit Kondo (±1.937 mdpl)

Bukit Kondo dikenal sebagai bukit dengan jalur yang relatif ramah dan cocok untuk soft trekking di kawasan Sembalun. Ketinggiannya yang menengah membuat bukit ini sering dipilih sebagai pemanasan sebelum menaklukkan bukit lain yang lebih tinggi.

Bukit Kondo start dari pinggiran Desa Sembalun dengan jalur soft trekking melalui ladang, tanah berumput, dan sedikit bebatuan dengan tanjakan sedang (jarak 4-5 km PP). Trek pendakian bukit kondo tergolong mudah untuk pemula atau keluarga, dengan pemandangan Rinjani yang jelas di siang hari. Masuk gratis atau donasi minimal Rp20.000.

Tips pendakian cukup membawa sepatu gunung/sneakers anti-slip, topi lebar, sunblock, minimal 2L air, snack manis untuk energi cepat, tongkat trekking opsional untuk stabilitas, serta mulai pukul 06.00 pagi agar menghindari panas tengah hari di jalur terbuka sambil menikmati udara segar Sembalun tanpa perlu persiapan ekstrem.

​Daya tarik utama: View sunrise dengan latar Gunung Rinjani dan perbukitan Sembalun. ​Jalur yang tidak terlalu ekstrem, cocok untuk keluarga atau pendaki pemula yang ingin mencoba trekking pegunungan.

Lama pendakian: Sekitar 2–3 jam naik, dengan waktu turun sekitar 1,5–2 jam.

​4. Bukit Anak Dara (1.923 mdpl)

Bukit Anak Dara terkenal sebagai salah satu spot sunrise terbaik di Sembalun. Menariknya, puncak bukit ini nyaris tanpa pepohonan tinggi sehingga pandangan ke segala arah benar-benar terbuka 360 derajat.

Jalur Bukit Anak Dara berangkat dari Dusun Aik Bual/Sembalun melewati “Tanjakan Cinta” yang ikonik, jalur sempit berpasir gembur, dan punggungan terbuka 360° (jarak 8 km PP). Pendakian akan terasa lebih lama karena kemiringan rata-rata 35-40°, termasuk kesulitan sedang-berat yang bisa tektok bagi fisik prima atau camping untuk sunrise terbaik. Tiket masuk Rp75.000-150.000 termasuk pemandu,

Tips pendakian adalah fisik latihan squat/lunges seminggu sebelumnya, pakai trekking pole wajib untuk tanjakan turun berpasir, bawa 3-4L air + elektrolit, headlamp 300+ lumen, sarung tangan anti-lecet, start jam 01.00 malam dengan pemandu lokal hafal jalur gelap, serta istirahat 5 menit tiap 30 menit naik untuk jaga ritme napas.

​Daya tarik utama: Pemandangan lembah Sembalun, Gunung Rinjani, sampai Selat Alas dan Pulau Sumbawa dengan Gunung Tambora saat cuaca cerah. ​Sunrise yang sangat ikonik dengan lautan awan di bawah kaki pendaki.

​Lama pendakian: Sekitar 3–4 jam ke puncak dan 2-3 jam turun dengan trek yang lumayan terjal dan beberapa bagian jalur sempit.

​5. Bukit Pergasingan (±1.805 mdpl)

Bukit Pergasingan adalah ikon trekking Sembalun yang terkenal di kalangan pecinta foto lanskap. Dari puncaknya, hamparan sawah Sembalun terlihat seperti mozaik warna-warni yang sangat instagramable.

Pendakian Pergasingan start elevasi 1.150 mdpl dari jalan raya Sembalun-Aik Berik, dimulai dengan tanjakan brutal 40° selama 45 menit pertama lalu landai melalui sabana (jarak 4 km PP). Trek pendakian bukit pergasingan tergolong sangat ramah pemula meski butuh ledakan tenaga awal, populer untuk camping paragliding spot. Biaya Rp50.000/orang.

Tips pendakian: sebaiknya anda start sore pukul 15.00-16.00 untuk sunset, camping, sunrise, bawa tenda low-profile tahan angin 30km/jam, beban tas maks 8kg di tanjakan awal, sepatu trail ringan, jas hujan packable, makanan instan ringan, dan pemandu jika cuaca mendung karena visibilitas nol di puncak malam hari.

​Daya tarik utama: View sawah kotak-kotak Lembah Sembalun yang sangat fotogenik dan sering disebut sebagai kaldera purba yang dikelilingi gunung.

​Populer untuk camping dan aktivitas petualangan seperti paragliding.

Lama pendakian: Umumnya 2–3 jam untuk mencapai puncak dari desa Sembalun, sehingga cocok untuk pendakian setengah hari.

​6. Puncak Bao Ritip (±1.500 mdpl)

Puncak Bao Ritip adalah bukit dengan ketinggian paling rendah di antara Seven Summit Sembalun, tetapi tetap menyuguhkan view khas pegunungan Lombok. Karena jalurnya relatif singkat, bukit ini sering dipilih untuk trekking santai.

Puncak Bao Ritip memiliki jalur pendek dari area sawah Sembalun Timur melalui padang rumput dan bukit landai dengan tanjakan ringan (jarak 3-4 km PP). Trek pendakian bukit bau trip masuk kategori very easy, ideal one-day trip atau pemanasan multi-bukit challenge. Gratis akses tapi kontribusi Rp10.000-20.000 untuk petani lokal dihargai.

Peralatan dan tips pendakian: sepatu olahraga biasa, 1,5L air, topi/snack, sunblock, mulai kapan saja pagi-siang, cocok dikombinasi Pergasingan dalam 5-6 jam total tanpa camping sambil nikmati panorama santai lembah hijau.

​Daya tarik utama: Pemandangan lembah, perbukitan hijau, dan siluet Rinjani dari ketinggian yang lebih bersahabat.

​Cocok sebagai destinasi one day trip atau bagian dari rangkaian beberapa bukit dalam satu perjalanan.

​Lama pendakian: Sekitar 1,5–2,5 jam ke puncak, tergantung titik start dan kecepatan rombongan.

​7. Bukit Nanggi (±2.300 mdpl)

Meski tidak masuk daftar resmi Seven Summit Sembalun, Bukit Nanggi sangat populer di kalangan pendaki karena view matahari terbit dan lautan awannya yang dramatis. Bukit ini berada di Desa Sembalun Bumbung dan sering direkomendasikan untuk pendaki pemula yang ingin merasakan sensasi “berjalan di atas awan”.

Bukit Nanggi start Desa Sembalun Bumbung melalui kebun cengkeh, hutan akasia, lalu ridge terbuka (jarak 9-10 km PP). Trek pendakian bukit Nanggi tergolong dalam kesulitan sedang dan biasanya angin kencang dipuncak. Paket guide Rp300.000-500.000/grup.

Tips mendaki: anda wajib membawa jaket yang cukup tebal, buff/sarung tangan tebal, headlamp, 4L air/orang, start jam 23.00 untuk summit sunrise pukul 05.00, trekking pole membantu di akar pohon licin, dan porter jika beban >10kg untuk nikmati lautan awan tanpa kecapekan.

Daya tarik utama: Panorama 360 derajat yang menampilkan Gunung Rinjani, Lembah Sembalun, hingga laut dan Pulau Sumbawa di kejauhan saat cuaca cerah. ​Spot camping favorit dengan sunrise dan sunset yang sama-sama menakjubkan.

Lama pendakian: Trek sekitar 4–5 km yang bisa ditempuh dalam 3–4 jam pendakian dari Desa Sembalun Bumbung, dengan jalur berupa kebun, hutan, dan perbukitan. ​Pendakian tektok (naik–turun dalam sehari) biasanya memakan waktu total 6–8 jam.

Rekomendasi Itinerary Singkat Bukit di Sembalun

Untuk memaksimalkan pengalaman tanpa terlalu kelelahan, beberapa kombinasi populer yang bisa dipertimbangkan adalah sebagai berikut.

  • ​Trip santai 1 hari: Pagi–siang: Trekking ke Pergasingan atau Bao Ritip, lalu kembali ke desa.
  • ​Trip 2 hari 1 malam (camping): Hari 1: Naik ke Bukit Nanggi atau Sempana, camping di puncak. ​Hari 2: Turun pagi, lanjut kuliner atau jelajah desa Sembalun.
  • ​Trip petualangan beberapa hari: Menggabungkan beberapa bukit seperti Sempana, Anak Dara, Pergasingan, dan Bao Ritip sebagai bagian dari tantangan pribadi Seven Summit versi kamu.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *