
Bunut Ngenkang merupakan salah satu objek wisata di kawasan wisata hutan Sesaot, Lombok Barat, tepatnya di Dusun Aik Nyet, Desa Buwun Sejati, Sesaot, Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Nama Bunut Ngengkang diambil dari Bahasa Sasak, bahasa asli masyarakat Lombok. Disebut “bunut” karena terdapat pohon beringin besar di sekitar pemandian. Pohon tersebut memiliki akar-akar yang menjulur seperti kaki terbuka lebar sehingga disebut “ngengkang” (mengangkang).
Daya tarik utama destinasi wisata ini adalah kolam pemandian alami yang berada di tengah hutan asri dan sejuk dengan pemandangan yang menenangkan dan memanjakan mata setiap wisatawan yang datang.
Untuk menuju lokasi Bunut Ngengkang sangat mudah dan tidak memiliki risiko berarti sehingga sangat cocok dijadikan tujuan wisata keluarga.
Berenang di Kolam Alam Bunut Ngengkang
Daya tarik utama tempat wisata ini adalah berenang di kolam alam yang cukup luas. Kolam ini dibuat dengan membendung aliran sungai sehingga airnya cukup dalam untuk berendam. Air kolam sangat menyegarkan seperti air pegunungan namun tidak terlalu dingin. Airnya juga bersih karena terus mengalir dan sangat jernih hingga dasar kolam dapat terlihat jelas.
Di sekitar kolam terdapat pepohonan rindang yang menambah suasana sejuk dan segar. Udara kaya oksigen dari pepohonan hutan menambah sensasi ketenangan sehingga tempat ini sangat cocok untuk healing atau relaksasi. Perpaduan suara aliran air dan kicauan burung menjadikan suasana sekitar pemandian semakin asri dan menenangkan.
Gowes Menuju Lokasi Pemandian Bunut Ngengkang
Akses utama menuju Bunut Ngengkang adalah melalui jalur wisata Sesaot. Setelah melewati jalan utama, pengunjung akan melalui jalan tanah dan bebatuan yang berada di pinggir aliran sungai. Jalur ini justru menjadi favorit para pesepeda karena memberikan tantangan tersendiri dan sensasi petualangan yang menantang adrenalin.
Di sekitar kawasan wisata Bunut Ngengkang juga terdapat banyak jalur tanah yang biasa digunakan warga sekitar. Jalur ini sangat cocok untuk pesepeda MTB, Downhill, maupun pencinta gowes yang menyukai trek berbatu dan menanjak. Setelah puas bersepeda, pengunjung bisa beristirahat di beruga atau warung sekitar lokasi, bahkan langsung mandi di kolam alami sebelum pulang.
Spot Foto yang Ikonik, Aesthetic, dan Instagramable
Di tengah kolam pemandian alami terdapat sebuah ayunan yang digantung pada pohon besar yang kokoh. Spot ini menjadi salah satu tempat favorit anak muda untuk berfoto ketika berkunjung ke Bunut Ngengkang.
Perpaduan air kolam yang jernih kehijauan, pepohonan rimbun di sekelilingnya, dan suasana hutan yang asri menjadikan foto-foto yang diambil terlihat sangat ikonik dan aesthetic untuk kebutuhan Instagram atau media sosial lainnya. Selain ayunan, pengunjung juga bisa menemukan rumah pohon, tepian sungai, dan berbagai spot alami lain yang tak kalah menarik untuk dieksplorasi.

Terdapat Warung di Tempat Wisata Bunut Ngengkang
Bagi wisatawan yang tidak ingin repot membawa bekal, tidak perlu khawatir. Di area wisata Bunut Ngengkang Narmada tersedia beberapa warung kecil yang dikelola oleh masyarakat sekitar.
Menu andalan di warung-warung ini adalah Sate Bulayak, kuliner khas Lombok yang berasal dari kawasan Narmada. Jadi, sekali berkunjung ke Bunut Ngengkang, pengunjung bisa menikmati dua pengalaman sekaligus: wisata alam dan wisata kuliner Lombok.
Selain Sate Bulayak, tersedia juga kopi, mie instan, serta berbagai camilan ringan yang cocok untuk menemani waktu istirahat setelah berenang atau berkeliling lokasi wisata.

Biaya dan Cara Menuju Bunut Ngengkang
Untuk menuju lokasi wisata Bunut Ngengkang, wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan mobil, maupun kendaraan umum dan ojek online. Berikut rute lengkap menuju Bunut Ngengkang:
Dari Kota Mataram, wisatawan dapat mengambil jalur menuju Narmada. Sesampai di Taman Narmada, belok ke arah Jalan Sesaot. Dari Mataram ke Pasar Narmada tersedia angkutan umum. Waktu tempuh dari Kota Mataram menuju Taman Wisata Sesaot sekitar 44 menit dengan jarak kurang lebih 23 KM.
Selanjutnya, dari kawasan Narmada belok menuju Jalan Sesaot hingga tiba di perempatan SMAN 1 Narmada, lalu belok kanan ke arah timur. Ikuti jalur utama menuju Wisata Taman Sesaot di Jalan Raya Suranadi–Sesaot hingga menemukan gapura bertuliskan Wisata Taman Sesaot.
Dari Taman Narmada menuju lokasi wisata, wisatawan juga dapat memanfaatkan ojek pangkalan maupun ojek online.
Setelah masuk melalui gerbang Taman Wisata Sesaot, perjalanan berlanjut sekitar 5 KM melewati jalur hutan yang asri (±15 menit). Dari gapura, cukup ikuti jalur hingga menemukan papan petunjuk bertuliskan Bunut Ngengkang.
Jam Buka Operasional Bunut Ngengkang
Jam operasional Pemandian Bunut Ngengkang dibuka setiap hari, Senin–Minggu, pukul 07.00–17.00 WITA.
Dari pagi hingga sore, kawasan ini tetap terasa sejuk, sehingga tetap nyaman dikunjungi meskipun di siang hari.
Harga Tiket Masuk Bunut Ngengkang
Harga tiket masuk ke Pemandian Bunut Ngengkang adalah:
-
Tiket masuk: Rp2.000 per orang
-
Parkir motor: Rp5.000
-
Parkir mobil: Rp10.000
Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu, namun saat ini tergolong sangat terjangkau.
Fasilitas yang Tersedia
Sebagai destinasi wisata keluarga yang dikelola oleh masyarakat sekitar, fasilitas di Bunut Ngengkang terbilang cukup lengkap. Berikut fasilitas yang dapat ditemukan di area wisata:
-
Area parkir
-
Warung makanan dan minuman
-
Gazebo
-
Rumah pohon
-
Ayunan
-
Tempat beribadah
-
Spot foto menarik
-
Penyewaan ban karet
-
Beberapa homestay dan villa (penginapan masih terbatas)
Tips Berkunjung ke Pemandian Bunut Ngengkang
Agar pengalaman wisata semakin nyaman dan menyenangkan, berikut beberapa tips dari tim Jokembe:
-
Siapkan bekal secukupnya. Anda juga bisa membawa alat masak sederhana untuk membuat kopi atau mie. Jika tidak ingin repot, tersedia warung—sekaligus membantu UMKM lokal.
-
Jangan membuang sampah sembarangan. Jaga kebersihan dan kelestarian alam.
-
Bawa uang tunai dengan pecahan kecil karena fasilitas non-tunai belum tersedia.
-
Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk aktivitas outdoor.
-
Siapkan pakaian ganti yang cukup.
-
Waktu terbaik berkunjung adalah musim kemarau, untuk menghindari jalan becek dan debit air sungai yang meningkat.
-
Datanglah bersama keluarga atau teman agar semakin seru.
-
Setelah persiapan lengkap, nikmati suasana alami dan sejuk khas Bunut Ngengkang selama berwisata.


