Kesegaran Air Terjun Tibu Sendalem, Tersembunyi di Tengah Hutan Belantara Sesaot, Narmada, Lombok Barat

Share :
Air terjun tibu sendalem sesaot lombok barat
Keindahan Air Terjun Tibu Sendalem, Sesaot, Lombok Barat, NTB (Foto : @aditralfath)

Pulau Lombok memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah, termasuk deretan air terjun yang tersebar hampir di seluruh penjuru pulau. Salah satu air terjun yang masih tersembunyi dan jarang dieksplorasi adalah Air Terjun Tibu Sendalem, yang berada di tengah hutan belantara kawasan Desa Buwun Sejati, Sesaot, Kecamatan Narmada, Lombok Barat.

Tibu Sendalem merupakan salah satu dari empat air terjun yang berada di kawasan hutan Sesaot. Air terjun pertama yang paling mudah dijangkau adalah Tembiras, kemudian disusul oleh Tibu Sendalem yang berjarak sekitar 2 km di atasnya. Lebih ke bagian atas terdapat Tibu Goa, yang berjarak sekitar 500 meter dari Tibu Sendalem, serta Air Terjun Eat Nangka yang berada di sisi lainnya. Keempat air terjun ini masih jarang dikunjungi wisatawan karena akses jalannya belum memadai dan jalur trekking yang cukup menantang.

Meski demikian, bagi Anda yang menyukai aktivitas hiking di tengah hutan sambil menikmati panorama alam yang asri, udara segar, serta rimbunnya pepohonan, Air Terjun Tibu Sendalem dapat menjadi pilihan ideal untuk petualangan di hari libur. Suasana hutan yang teduh juga membantu mengurangi rasa lelah, dehidrasi, dan panasnya sinar matahari selama perjalanan.

Suasana di Air Terjun Tibu Sendalem

Suasana di sekitar Air Terjun Tibu Sendalem masih sangat alami dan asri. Kawasannya berupa hutan belantara yang rimbun, dengan pepohonan tinggi yang membuat suasana terasa teduh dan sejuk. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam sambil merasakan kesegaran air terjun yang benar-benar masih alami.

Salah satu daya tarik utama di Tibu Sendalem adalah kolam alami yang terbentuk dari tumpahan air terjunnya. Kolam ini berukuran kurang lebih 400 meter persegi dengan kedalaman sekitar 1,5 hingga 2 meter, sehingga cocok untuk berenang atau sekadar berendam menikmati kesegaran air pegunungan.

Bagi pengunjung yang menyukai aktivitas outdoor, kawasan ini juga menyediakan beberapa spot yang cocok untuk berkemah. Namun, pastikan membawa perlengkapan camping yang lengkap karena belum tersedia fasilitas resmi di lokasi.

Selain itu, jalur menuju Tibu Sendalem sangat cocok untuk aktivitas bersepeda, terutama jenis MTB. Jalan tanah yang dikelilingi pepohonan rindang serta minimnya kendaraan bermotor menciptakan pengalaman gowes yang menantang sekaligus menyenangkan di tengah hutan alami.

berenang dikolam alami air terjun tibu sendalem sesaot lombok barat
Berenang dikolam alami Air Terjun Tibu Sendalem, Sesaot, Lombok Barat, NTB (Foto : @aditralfath)

Kuliner Sate Bulayak

Ketika berkunjung ke kawasan hutan Sesaot, ada satu kuliner khas yang tidak boleh dilewatkan, yaitu Sate Bulayak. Di sekitar destinasi ini banyak warung makan yang menyajikan hidangan khas Lombok tersebut. Sate Bulayak adalah sate daging atau jeroan sapi yang disajikan dengan bumbu khas, sementara “bulayak” adalah lontong dari beras yang dibungkus daun enau muda dengan bentuk memanjang. Perpaduan rasa sate dan bulayak yang gurih menjadikannya kuliner favorit wisatawan yang datang ke Sesaot.

Tips dan Saran Berkunjung ke Air Terjun Tibu Sendalem

  1. Tetap berhati-hati saat berenang. Aliran air cukup deras dan kolam memiliki kedalaman hingga 2 meter. Pengunjung yang tidak mahir berenang harus ekstra waspada.

  2. Datang saat musim kemarau. Pada musim hujan, debit air terjun meningkat sehingga rawan banjir, longsor, dan jalur menjadi lebih licin. Selain itu, perlengkapan tambahan di musim hujan akan membuat perjalanan lebih merepotkan.

  3. Berangkat lebih pagi. Karena perjalanan menuju air terjun harus ditempuh dengan berjalan kaki melewati hutan, sebaiknya berangkat sejak pagi dan membawa bekal yang cukup.

Bagaimana Menuju Air Terjun Tibu Sendalem?

Untuk mencapai Air Terjun Tibu Sendalem, pengunjung harus menuju kawasan Hutan Lindung Sesaot terlebih dahulu. Akses bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti motor dan mobil, atau menggunakan transportasi umum seperti ojek online.

Dari Kota Mataram, rute yang ditempuh adalah menuju Narmada. Setelah sampai di Taman Narmada, perjalanan dilanjutkan ke arah jalan Sesaot. Sesampai di perempatan SMAN 1 Narmada, belok ke kanan menuju arah timur, mengikuti jalur utama menuju Wisata Taman Sesaot di Jalan Raya Suranadi–Sesaot hingga menemukan gapura bertuliskan “Wisata Taman Sesaot”. Dari titik ini, tinggal mengikuti petunjuk arah hingga ke Bunut Ngengkang.

Jalur menuju Tibu Sendalem berada melalui area parkir Wisata Bunut Ngengkang, yang menjadi pintu masuk menuju kawasan Hutan Kentong, yaitu hutan masyarakat di perbatasan Desa Sesaot dan Desa Buwun Sejati. Dari parkir Bunut Ngengkang, pengunjung harus menempuh perjalanan sekitar 2 kilometer melalui jalur setapak. Secara teknis jalur ini bisa dilalui motor, namun lebih disarankan berjalan kaki karena jalannya menantang dan cukup berisiko.

Meski jalurnya cukup sulit, rasa lelah akan terbayar dengan keindahan alam di sepanjang perjalanan. Setelah trekking sekitar 30 menit, pengunjung dapat menikmati Air Terjun Tembiras terlebih dahulu. Perjalanan dilanjutkan sekitar 30 menit lagi menuju Tibu Sendalem. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter, debit air yang besar, serta kolam yang luas dan jernih—menjadikannya salah satu air terjun paling memukau di kawasan Sesaot.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *